Anda mungkin saja pernah mengalami hal menyebalkan terkait dengan perawatan mobil Anda, yaitu salah satunya adalah menemukan sekring mobil putus.

Sekring sebenarnya bertugas sebagai pengaman jalur kelistrikan agar mobil Anda bisa terhindar dari korsleting.

Arus listrik pada setiap komponen kelistrikan pasti melewati sekring terlebih dahulu.

Sekring yang mengalami putus bisa kita ganti dengan yang baru.

Namun, ternyata kita tidak boleh asal mengganti sekring yang putus dengan ampere yang lebih tinggi dari bawaan mobil.

Intinya, Anda dilarang mengganti sekring dengan ukuran ampere yang lebih besar karena bisa menimbulkan masalah di kemudian hari bagi mobil Anda.

Sebenarnya, setiap ukuran sekring sudah dihitung kebutuhan arus listriknya, jadi kalau kita mengganti sekring dengan ampere lebih besar bisa menimbulkan masalah.

Jika ada komponen yang tersambung dengan sekring yang amperenya tidak tepat tersebut mengalami korsleting maka cepat atau lambat sekring tersebut akan meleleh.

Arus listrik yang kelewat besar mnalah membuat sekring aman dari panas. Alhasil, rumah sekring juga akan mengalami masalah seperti meleleh.

Kalau sekring selalu putus, sebaiknya Anda perbaiki komponen kelistrikan dan perkabelannya, jangan ganti sekring dengan ampere lebih besar.

Ganti sekring yang lebih besar amperenya juga berpotensi membuat mobil terbakar.

Leave a comment

Your email address will not be published.